Aku
adalah mahasiswa UIN SUNAN KALIJAGA, program jurusan pendidikan
fisika, yang sedang menempuh semester 4. Pada hari jum’at, tepatnya
tanggal 3 februari 2012 pukul 15.00 WIB, aku sampai bela-belain
untuk mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Padahal hari itu, cuaca
lagi hujan. Ketika aku nyampe’ kelas, tema n-teman lagi pada gambar
apa gitu. Bentuknya aja nggak jelas. Ternyata dosenku kewirausahaan,
Lilik Setiyono, lagi membagi membagi teman-teman sekelas menjadi dua
kelompok. Kelompok satu adalah kelompok sapi dan kelompok dua adalah
kelompok jerapah. Kami biasa panggil pak dosen dengan nama panggilan
pak Lilik, mungkin itu jauh lebih akrab di teling kami. Masing-masing
mahasiswa disuruh untuk menggambar hewan dengan komponen satu
garis-satu garis sampai akhirnya membentuk hewan. Kami sempat dibuat
tertawa dengan model pembelajaran yang dilakukan oleh pak Lilik.
Menurut aku, pembelajaran seperti itu sangat menarik sekali.
Mahasiswa jadi nggak bosan. Biasanya dosen terkesan melakukan
pembelajaran dengan metode ceramah. Yang ada, aku sendiri malah
ngantuk kalau dosen cuma ngejelasin dengan cara menjelaskan dipapan
tulis doang.
Setelah
berlangsung beberapa saat, pak Lilik menyuruh kami membentuk kelompok
dan menugasi kami untuk membuat menara setinggi mungkin. Yang paling
mengesankan bagiku, adalah kelompok 6 yang membuat menara tower
ranger. Bentuknya sih, nggak jelas gitu deech... tapi masing orang
dikelompok itu mampu meyakinkan bahwa hasil karyanya memiliki sisi
kelebihan yang sangat luar biasa dibandingkan dengan hasil karya
kelompok lain.
Akhirnya.
aku sadar bahwa yang membuat nilai plus suatu hasil karya kita adalah
bagaimana kita sendiri mempromosikan dan sekaligus meyakinkan orang
lain bahwa hasil karya kita sangat sempurna. Walaupun hasipl karya
kita kelihatan abstrak, asalkan kita mampu meyakinkan serta
mempromosikan kepada orang lain dengan baik. Sudah pasti, nilai karya
kita sendiri pasti memiliki nilai jual yang lebih.
Selama
aku kuliah jum,at sore kemarin sewaktu mengikuti mata kuliah
kewirausahaan tersebut. Aku sunggu kagum dengan teknik pembelajaran
ygang dilakukan oleh pak Lilik dengan menggunakan semacam permainan.
Mungkin hal ini bisa menjadi sebuah inspirasi bagiku ketika aku
menjadi seorang guru kelak.Hanya saja, mata kuliah kewirausahaan
yang disampaikan pak Lilik lebih terkesan ke mata kuliah bahasa
Indonesia deech... Itu yang aku rasakan waktu kuliah kewirausahaan
tanggal 3 februari kemarin. Aku siih berharap moga-moga pak Lilik
memberikan semacam materi mengenai peluang bisnis di tahun 2012 ini.
Sehingga sebagai anak muda, aku dan teman-temanku mempunyai gambaran
peluang usaha yang menjanjikan kearah kedepannnya nanti. Aku sangat
menyukai model pembelajaran kewirausahaan yang di lakukan oleh pak
Lilik. Tetap Semangat, ( Ganbatte Kudasai)
Kuucapakan terima kasih untuk para pembaca blogku, yang dengan setia
membaca hasil curhat ku.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar